Monday, 11 March 2013

Sekilas Tentang Saya

Selamat datang para pembaca di blog saya! Blog ini saya buat dalam rangka untuk pemenuhan tugas mata kuliah yang sedang saya ambil saat ini, yaitu Sistem Informasi yang diajar oleh Bapak Ir. M. Dachyar M.Sc. Nantinya blog ini akan memberikan wawasan pengetahuan yang berhubungan dengan materi kuliah Sistem Informasi itu sendiri. Sebelum menatap lebih jauh di blog saya, saya akan memperkenalkan diri saya sendiri terlebih dahulu. Nama saya Ferryanto Nugroho, mahasiswa Teknik Industri Universitas Indonesia. Saya berasal dari Jakarta, dan saat ini bertempat tinggal sementara di daerah kukusan, depok. Jika para pembaca sekalian ingin lebih mengetahui tentang materi kuliah Sistem Informasi dan materi serta info menarik lainnya dari dosen pengajar mata kuliah ini secara langsung, silahkan langsung saja kunjungi www.mdachyar.blogspot.com . Akhir kata, terima kasih banyak atas waktu yang diluangkan, terima kasih dan wassalam.

Knowledge Management

Knowledge Management adalah kumpulan perangkat, teknik, dan strategi untuk mempertahankan, menganalisis, mengorganisasi, meningkatkan, dan membagikan pengertian dan pengalaman.  Manajemen pengetahuan menumbuhkan proses berbagi pengetahuan dan lingkungan yang kolaboratif bagi pelajar. Ini mempercepat proses peserta didik untuk belajar melalui interaksi tersebut. Dengan menggunakan kerangka pembelajaran, peserta didik dapat merencanakan dan memilih obyek pembelajaran yang tepat, berdasarkan kebutuhan dan preferensi mereka sendiri. Pada prakteknya, knowledge management seringkali meliputi tentang mengidentifikasi dan memetakan aset intelektual dalam organisasi, menghasilkan pengetahuan baru untuk demi keuntungan kompetitif dalam organisasi, membuat jumlah yang besar dari akses informasi perusahaan, sharing tentang praktik terbaik, dan teknologi yang memungkinkan semua hal diatas — termasuk groupware dan intranet.

Information System in Multinational Company

Teknologi informasi dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengambilan keputusan di perusahaan tetapi pengguna sistem harus berpengalaman dalam menggunakan teknologi informasi yang bersangkutan karena banyak sistem informasi yang sangat canggih sehingga hanya perintah yang baik dapat memastikan eksploitasi fitur secara maksimal. Selain itu, harus ada perencanaan yang tepat mengenai apa saja diperlukan dari sistem IT, jika tidak dilakukan akan menjadi dampak negatif. Tujuan jangka panjangnya adalah untuk memberdayakan setiap pengguna untuk mengambil, menganalisa dan menyebarkan informasi bisnis dengan sedikit atau bahkan sama sekali tidak ada bantuan dari staf IT. Sedangkan tujuan spesifiknya adalah untuk memungkinkan karyawan di departemen masing-masing untuk melihat informasi yang dibutuhkan dalam format yang paling cocok untuk kebutuhan mereka.

Enterprise Resource Planning

Enterprise resource planning (ERP) sistem adalah sistem informasi perusahaan terpadu yang mengatur semua aspek operasi bisnis perusahaan termasuk produksi, pembelian, rekayasa desain, manufaktur, penjualan, pemasaran, distribusi, dll. Jurnal ini memberikan gambaran umum dari penelitian, pengembangan, dan implementasi ERP di Cina, serta menyediakan contoh kasus dimana implementasi ERP digunakan untuk meningkatkan manajemen rantai pasok perusahaan besar.Tujuan dari sebuah solusi Enterprise Resource Planning (ERP) adalah untuk menyatukan dan menstandarisasi proses bisnis. Dengan memusatkan informasi membuatnya lebih mudah untuk mengumpulkan, mengakses, dan mengelola data di seluruh perusahaan. Tapi nilai kritis bisnis yang diperoleh dari ERP visibilitasnya diperluas menjadi data yang dapat digunakan untuk lebih menginformasikan keputusan bisnis mereka dan kemampuan operasional.

Decision Support System (DSS)


Decision Support System (DSS) adalah sebuah model cerdas yang berguna untuk menghadapi masalah pembuatan keputusan yang jelas dan terstruktur dan digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik kepada para pengambil keputusan yang ada. Konsep dari DSS telah dijelaskan sebagai sebuah sistem yang menggunakan aktifitas manajemen dan jenis – jenis pembuatan keputusan. Fase dalam proses pembuatan keputusan terdiri dari empat fase : fase untuk mengenali masalah yang sesuai pada lingkungan manajemen, fase perumusan untuk mengembangkan alternatif yang memungkinkan, fase pemilihan untuk memilih solusi yang cocok diantara alternatif yang ada, dan fase penerapan untuk menganalisis dan mengevaluasi solusi dengan analisis yang sensitiif. Informasi yang dibutuhkan pada ruang lingkup DSS adalah informasi yang berciri khas dan mengharuskan jenis yang berbeda dari sistem informasi dan teknologi (Min, 1998). DSS mempunyai karakteristik sebagai berikut : model ini didesain secara spesifik untuk memfasilitasi proses pembuatan masalah dan merencanakan proses; model DSS dapat menjawab dengan tepat untuk memenuhi kebutuhan para pengambil keputusan dalam jangka pendek, dan juga jangka panjang; dan model DSS ini didukung untuk membuat keputusan yang lebih baik. Dengan konteks ini, penelitian DSS berfokus pada empat arah : sistem komputer yang cerdas, model aplikasi, model yang dapat menyelesaikan masalah, dan sistem yang ramah bagi penggunanya. Aplikasi DSS telah meluas menjadi DSS yang kolaboratif, menegosiasikan DSS, DSS berbasis pengetahuan, dan DSS berbasis web.